Published On: Wed, May 27th, 2015

Wakapolres Aru Langsung Jalani Tes Urine

Share This
Tags

0f53a0412a9da4bfcc2802649fefef86_XLSejumlah nama oknum anggota polisi pengguna Narkoba di Ambon telah dikantongi. Polisi juga akan membidik para pengguna Narkoba lainnya. Hanya saja siapa nama-nama oknum polisi berikut warga sipil lainnya masih menjadi rahasia.

Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Kepulauan Aru, Kompol UN yang ditangkap di Dobo, Kepulauan Aru terkait kasus narkoba tiba di Ambon dan langsung dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku di kawasan Karang Panjang, Senin (25/5).

UN tiba di Kantor Diresnarkoba Polda Maluku di kawasan Karang Panjang Ambon sekitar pukul 14.15 WIT dengan menumpangi mobil inova bernomor polisi DE 888 AD. Setibanya perwira menengah itu langsung dimasukan ke ruang Subdit II untuk menjalani pemeriksaan.

Saat diturunkan dari dalam mobil, UN tampak gugup dan hanya menundudukan wajahnya sambil digiring masuk ke dalam ruang pemeriksaan. Saat itu dia mengenakan celana jeans dan baju kaos ber­warna kecoklatan.

Seusai menjalani pemeriksaan UN langsung digiring ke kantor Badan Narkortika Nasional (BNN) Maluku untuk menjalani pemeriksaan urine. Selain UN, salah seorang anak buahnya yang diduga ter­libat dalam kasus tersebut juga ikut ditangkap. Hingga kini awak media belum diberitahu soal hasil tes urine yang dilakukan.

UN dan seorang anak buahnya itu ditangkap di Dobo Kepulauan Aru oleh tim Diresnarkoba yang dipimpin langsung Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Maluku, AKBP Jhon Uniplaita pada Sabtu (23/5) dua hari lalu.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Diresnarkoba Polda Maluku terkait penangkapan tersebut, na­mun berdasarkan informasi yang dihimpun, UN ditangkap dirumah dinasnya saat bersama seorang anak buahnya saat itu. Dalam operasi penangkapan itu polisi juga mengamankan barang bukti berupa sejumlah paket sabu-sabu.

Setelah ditangkap, UN kemudian diterbangkan dengan menggunakan pesawat Trigana Air dari Dobo menuju bandara Pattimura Ambon dan setelah itu dia langsung dibawa ke Kantor Diresnarkoba Polda Maluku.

Terkait penangkapan UN tersebut, baik Dir Resnarkoba Polda Maluku, Kombes Thein Tobero maupun Kasubdit II AKBP Jhon Uniplaita belum mau memberikan penjelasan detail terkait kasus tersebut. Kedua pejabat itu hanya mengakui penangkapan tersebut terkait kasus narkoba.

“Nanti setelah ini kita akan lakukan jumpa pers, saat ini saya belum bisa memberikan keterangan dulu, nantilah,”kata Kombes Thein.

Menurut Thein pihaknya belum dapat membeberkan detail kasus tersebut karena akan melaporkan dulu kejadian itu ke Kapolda Maluku. ”Tunggu dulu kami saja belum laporkan ke Pak Kapolda jadi sabar dulu nanti setelah itu baru diberitahukan,”ujarnya menghindar. Meski belum mau membeberkan kasus itu namun pihak Diresnarkoba sejumlah barang bukti ikut diamankan dalam operasi penangkapan tersebut.”Yang diamankan itu sabu-sabu,”kata Jhon singkat.

Banyak Anggota Polisi Terlibat Narkoba

Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Maluku, Kombes Thein Tobero mengungkapkan masih ada sejumlah anggota polisi di Maluku yang terindikasi terlibat kasus narkoba. Anggota polisi itu kini telah dikantongi identitasnya.

“Anggota-anggota yang terindikasi tapi belum saya panggil, saya sudah mendata semuanya ada banyak,”ungkap Thein.

Dia mengaku, sejumlah anggota polisi yang terindikasi terlibat narkoba itu teridentifikasi setelah dia mendapat informasi adanya dugaan keterlibatan mereka dengan barang haram tersebut. ”Ini hasil lidik saya tapi belum saya panggil,”ujarnya.

Dia mengaku nama-nama sejumlah anggota polisi yang diduga terlibat narkoba itu juga telah diketahui oleh pejabat Diresnarkoba Polda Maluku sebelumnya. Namun saat ditanya apakah sejumlah anggota polisi tersebut merupakan perwira polisi dia enggan menanggapinya.

“Pejabat sebelumnya juga sudah tahu kok jadi nanti lihat saja dia atau saya yang akan keluar dari sini,”katanya

Terkait penangkapan Wakil Kepala Polres Kepualuan Aru, dia enggan mau berkomentar banyak, dia hanya meminta kepada awak media agar dapat mengawal kasus tersebut dengan baik agar proses hukumnya dapat berjalan transparan.

“Tolong kasus ini agar di kawal ya kamu (wartawan) kawal saya tidak akan marah dari pada saya diam diam,”ujarnya. (kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>