Published On: Wed, May 24th, 2017

Walikota: Keberadaan Gepeng akan Jadi Perhatian

Share This
Tags

Banyak gelandangan dan pe­ngemis (gepeng) serta anak jalanan maupun pekerja seks komersial serta orang gila yang berkeliaran di sejumlah tempat keramaian umum maupun jalan protokol.

Keberadaan mereka sangat me­ngganggu keindahan kota, padahal Ambon beberapa tahun lalu tidak ada yang namanya gepeng. Para Gepeng maupun anak jalanan mudah ditemukan masyarakat seperti di jalan Sam Ratulanggi (Ambon Pla­za), jalan AY Patty, AM Sangadi, Said Perintah, Diponegoro, Pasar Mar­dika dan jalan-jalan protokol lainnya, namun belum juga ada upaya dari pemerintah untuk menertibkan mereka.

Walikota Ambon Richard Louhe­napessy kepada wartawan di Baileo Rakyat Belakang Soya, Selasa (23/5) mengaku, keberadaan gepeng te­tap akan menjadi perhatian pemkot.

“Kita akan memperhatikan masa­lah tersebut, karena ini bagian dari konsolidasi yang akan dilakukan da­lam 100 hari kerja oleh pemerintahan yang baru,” tandas walikota.

Sementara itu ditempat yang sama Kadis Sosial Kota Ambon Wa Ode Muna ketika di konfirmasi Siwalima enggan memberikan komentar terkait dengan keberadaaan gepeng yang sudah menjamur di sejumlah ruas jalan utama.

Ketidak mampuan kadis sosial menangani masalah sosial di mas­yarakat menjadi pertimbangan pemerintah atas kinerja kadis itu sendiri.

Sebelumnya diberitakan, para ge­landangan dan pengemis (ge­peng) kini mulai menjamur menjelang bulan suci Ramadhan 1438 Hijriah di Kota Ambon. Pasalnya, disaat bulan suci, banyak amal baik yang akan dilakukan oleh umat muslim.

Peluang ini jugalah yang dilirik oleh para gepeng, sehingga menje­lang puasa mereka berbondong-bondong ke Ambon untuk menge­mis. Untuk mengantisipasi hal ini maka, Dinas sosial Kota Ambon diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan gepeng, dengan melakukan razia.

“Kami minta Dinsos lakukan pengawasan yang lebih intensif guna antisipasi keberadaan gepeng jelang bualan puasa dan lebih memaksimalkan fungsi dan tugas mereka untuk meminimalisir jumlah gepeng,” pinta Ketua Komisi I Zeth Pormes saat dihubungi Siwalima melalui telepon selulernya, Sabtu (13/5).(Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>