Published On: Thu, Feb 8th, 2018

Dukungan HEBAT Anjlok Palijama: Ada ‘Penumpang Gelap’ di Malteng

Share This
Tags

Dukungan HEBAT anjlok dimana-mana. Kecuali Kabupaten Aru dan MTB, HEBAT punya basis terakhir, mungkin masih bisa diharapkan.”

Kontestasi bakal calon perseorangan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath di Pilgub Maluku 27 Juni mendatang terancam. Pasalnya, dukungan KTP warga untuk dua figur non Parpol ini dilaporkan hanya berharap pada Kabupaten Aru dan Maluku Tenggara Barat (MTB). Sedang Kabupaten/Kota yang lain, nyaris tak menjanjikan harapan lolos bagi pasablon dengan akronim HEBAT ini.

Terpisah sumber Kabar Timur di KPU Maluku mengungkapkan, pleno rekapitulasi dukungan HEBAT telah diselesaikan di tingkat PPK. Tapi dari hasil sementara yang diperoleh, hampir pasti dukungan pasangan HEBAT mengalami penurunan drastis.

“Dukungan HEBAT anjlok dimana-mana. Kecuali Kabupaten Aru dan MTB, HEBAT punya basis terakhir, mungkin masih bisa diharapkan,” beber sumber Kabar Timur tadi malam.

Soal informasi hasil pleno kata sumber, ada KPU Kabupaten/Kota yang bersedia menyampaikan rincian hasil plenonya, namun ada juga menolak. Dengan alasan harus dihitung per jenjang, dari tingkat PPK hingga KPU.

Ketua KPU Kota Tual Ibrahim Faqih bersedia menyampaikan hasil pleno rekapitulasi yang malah telah selesai di tingkat KPU Kota Tual. “Setelah diplenokan di KPU Kota Tual, dukungan yang memenuhi syarat bagi HEBAT adalah, 1623 dukungan. Terjadi penurunan,” ungkap Faqih.

Ketua Tim HEBAT Michael Palijama dihubungi kemarin, belum mengomentari hal itu. Seperti halnya KPU Maluku, dengan alasan, rekapitulasi sementara berlangsung, sehingga berapa dukungan yang memenuhi syarat belum bisa diketahui.

Melalui telepon selulernya, Palijama hanya mengeluhkan cara-cara Petugas Pemungutan Suara (PPS) yang diduga ingin mengaburkan jalannya verifikasi faktual di berbagai tempat di Kabupaten Maluku Tengah.

Menurutnya, ada ratusan PPS, yang dinilai sengaja menghambat gerak maju tim penghubung HEBAT di lapangan. Mereka kata, dia, telah diadukan ke Panwaslu untuk diproses. “Ada ratusan PPS. Mereka dipecat atau tidak, itu nanti setelah pemeriksaan di Panwaslu setempat. Tim hukum sudah  buat laporan, dengan tembusan ke Bawaslu Provinsi Maluku,” kata Palijama kesal.

Diungkapkan, dugaan PPS ‘bermain’ di berbagai desa sebagian besar kecamatan yang ada di Kabupaten Malteng itu terstruktur dan massiv. Dugaan seperti itu, karena awalnya PPS pola yang dipakai PPS tidak seperti saat ini.

Ratusan PPS di Maluku Tengah, tiba-tiba meminta tim penghubung HEBAT memperlihatkan surat mandat dengan tanda tangan dan cap basah dari Tim HEBAT. Bukan hanya itu, verifikasi faktual yang ditentukan jadwalnya oleh KPU Maluku dari tanggal 30 Januari sampai 5 Februari, baru dilaksanakan oleh PPS pada tanggal 4 dan 5 Februari 2018.

“Ambil contoh Tulehu, Kecamatan Salahutu, ambil contoh lagi Kecamatan Haruku, desa Kariu. Contoh lagi, Labuang Seram Utara Barat, dan desa-desa di Seram Utara. Contoh lagi, Leihitu Barat desa Lilibooi dan Hatu. Contoh lagi, Kecamatan TNS, begitu banyak boss. Kita menduga mereka PPS itu penumpang gelap di verifikasi ini,” ucap Palijama.

Terhadap klaim Michael Palijama, Komisioner Divisi Teknis KPU Maluku La Alwie belum berhasil dihubungi. Tapi sebelumnya Alwie menyatakan, jika muncul komplein dari tim HEBAT, itu akan diselesaikan secara berjenjang. Mulai dari tingkat PPS, PPK hingga KPU Kabupaten/Kota. “Diharapkan seperti itu,” tandas Alwie.

Ketua KPU Maluku Rivan Kubangun menolak mengomentari soal laporan Ketua Tim HEBAT itu. “Yang kita tahu verifikasi telah berjalan sesuai jadwal. Mulai tanggal 30 Januari sampai 5 Februari 2018 itu verifikasi faktual di desa-desa,” katanya.

Setelah didesak, mengapa hal itu tidak ingin dia komentari, Rivan akhirnya menjelaskan, jika laporan Michael Palijama itu sudah didengar pihaknya. Tapi menurutnya, itu kesalahan Tim HEBAT sendiri. Sebab, KPU telah meminta nama-nama tim penghubung dimasukkan segera mungkin sejak verifikasi administratif di KPU Maluku lalu. “Tapi nama-nama itu baru disampaikan pas air sudah di leher, tanggal 5 Februari, gimana bisa?,” ujarnya. (Kabar Timur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>