Published On: Sat, Nov 10th, 2018

Pemprov Maluku Dorong Kembalikan Jalur Rempah-Rempah

Share This
Tags

Pemerintah  Provinsi Maluku   terus mendorong   untuk kembalikan jalur rempah-rempah. Kata Gubernu Maluku Said Assegaf dalam keterangan Pers  Saat Seminar  Perhutanan Sosial  dan jalur rempah di Natsepa Hotel Jumat 9/2018.

Menurut Dia  provinsi Maluku masih di dominasi oleh sektor pertanian ,walaupun 30 persen ,tetapi kualitas untuk ekposr rempah-rempah dari  daerah ini  harus dengan kualitas yang  baik.

“Dalam  sidang kabinet yang lalu pesan pa  Presiden joko Widodo ,agar segera kembalikan Maluku  daerah kejayaan rempah seperti pada masa yang lalu.Cengke dan pala merupakan primadona bangsa-bangsa dari Eropa ingin  mencari wilayah Maluku  dimana,”Ucapynya.

“Dengan potensi rempah yang kita miliki,bangsa eropa ingin datang  kemari , untuk mengetahui   jalur rempah-rempah, jalur sutra dan yang lainnya, oleh karena tiu  kita melaksanakan seminar nasional Perhutanan Sosial jalur rempah  dengan menghadirkan  narasumber dan setholder.

Terkait dengan janji  Menteri Pertanian dalam waktu dekat,  dia ingin datang ke Maluku untuk melihat apa , seperti di  Saparua yang terkenal dengan rempah-rempah di dunia internasional, kita berharap kumuditi pala dan  cengke kedepan  menjadi perhatian serius pemerintah pusat.”Tutunya

Dalam lima tahun terakhir ini hasil evaluasi kami, saat ini  pihaknya telah menanam hampir satu juta  anakan pala  yang diperuntukan bagi  masyarakat sebagain besar berada di Kabupaten SBT.

Dengan teknologi yang ada sekarang ini  pala itu di hasilakan 5 sampai dengan 6 tahun, tetapi  sekarang dengan tiga tahun  komuditi pala sudah bisa menghasilkan buah.”Tandasnya.

Sementara itu Direktur Kemitraan Lingkungan, Ditjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dra. Jo Kumala Dewi  menyatakank apa yang disampaikan oleh Pa gubernur  62. 8 persen di tahun 2017 , kenaikan 62 , 8 persen pararel harus meningkat  dalam rangka kejayaan rempah-rempah di Maluku.

Pada program Perhutanan sosial bisa berkontribusi  Untuk provinsi Maluku,yang pasti ada alokasi area untuk Perhutani Sosial 200.000 Ha tahun 2018-2019. Saya  yakin  kami  akan berkontribusi dalam kejayaan jalur rempah di Maluku,

Melalui pusat kita sudah buat peta indikatif areal perhutanan sosial, biasanya  direvisi tiap enam bual sekali ,dengan adanya pokja perhutanan sosial di tiap provinsi, maka mereka  perlu mengawal itu.

“Bagaimana ketepatanya ada perubahan secara keseluruhan dalam menuju program perhutanan sosial,tentunya  masih banyak riak-riak yang kita lalui , mari kita jadikan itu sebagai tantangan.

Dengan tujuannya  untukkepentingan  rakyat, supya mereka sejaterah ,terjaga lestari apalagi solusinya pada kejayaan rempah-tempah provinsi Maluku  kita akan terus memperbaiki “Ungkapnya.

Ditempat terpisah Kepala Dinas  Kehutanan Provinsi Maluku Sadlie lie mengatakan  kouta bagi Maluku 200.000 Ha  untuk Perhutanan Sosial sebaranya ke 11 kabupaten/kota .

“Luas kawasan kita  di Maluku sekitar 3.9 juta Ha, denga adanya program  Perhutanan Sosial ini, ada kelebihan pada semua kawasan hutan produksi . terkait dengan  persoalan adat seringkali  ada komplen tentang hak ulayat,  lewat kegiatan seminar  Perhutanan sosial, semua bisa memberikan kemudahan untuk masyarakat mengakses.”katanya.

Lewat lima skema yang ada pada kami menyangkut,  hutan kemasayarakan , hutan rakyat , hutan desa dan hutan kemitraan kehutanan ini semua bisa di akses oleh masyarakat yang selama ini  mengklem hak- hak petuanan dan  hak adat mereka,”Pungkasnya.(Swaratimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>