Published On: Mon, Nov 12th, 2018

Quique Setien, Penakluk Bernabeu dan Camp Nou

Share This
Tags

Tak sering pelatih bisa menang di Santiago Bernabeu dan Camp Nou dalam waktu berdekatan. Tapi, pelatih Real Betis Quique Setienmelakukannya.

Betis sedang jadi headline di media-media Spanyol menyusul kemenangan dengan skor 4-3 atas Barcelona di Camp Nou, Senin (12/11/2018) dinihari WIB tadi, di pekan ke-12 La Liga. Betis bahkan sempat dua kali memimpin margin dua gol sebelum Barca mampu memangkas ketertinggalan.

Bagi Betis, hasil itu terbilang fenomenal karena belum pernah ada tim yang pernah menang di markas Barca dalam dua tahun terakhir di La Liga. Apalagi melihat Los Cules kebobolan empat gol merupakan sebuah “fenomena ajaib” mengingat terakhir kali mereka merasakannya adalah pada 2003!

Jika ada yang patut dipuji selain pemain Betis yang berjuang sedemikian hebatnya sepanjang 90 menit, orang itu adalah Quique Setien, sang pelatih. Setien mampu menerapkan permainan yang justru menjadi trademark Barca selama ini.

Pressing tinggi sejak di lini depan lalu coba memainkan bola dari lini belakang, dan berani menyerang pertahanan lawan jadi andalan Setien dalam menghancurkan barisan bek Barca. Terbuktia Clement Lenglet dan Gerard Pique kelabakan menghadapi Joaquin Sanchez, Giovani Los Celso, dan Willam Carvalho.

“Suporter di sini (Barca) sudah terbiasa melihat gaya sepakbola seperti ini selama bertahun-tahun. Kami hanya coba mengikutinya tapi kami selalu mencoba memperbaiki serta melatihnya setiap hari,” ujar Setien seperti dikutip ESPN.

“Saya senang sekali dengan kemenangan hari ini. Ini benar-benar menjawab keraguan banyak orang terkait gaya bermain ini bakal membawa klub lebih baik lagi,” sambungnya.

Setien pun menorehkan catatan positif karena jadi pelatih La Liga pertama dalam 10 tahun yang mampu meraih kemenangan di Camp Nou dan juga Santiago Bernabeu dalam waktu berdekatan. Di musim lalu, tepatnya 20 September 2017, Betis menang 1-0 atas Real Madrid. Itulah data yang dilansir Opta.

“Semuanya. Memang betul saya mengagumi cara Barca bermain sepanjang hidup saya, bahkan saat saya masih bermain dan saya tidak pernah menyentuh bola saat main di sini. Namun, terlepas kekalahan ini, Barcelona masih punya pelatih hebat dan saya sangat senang dengan posisi saya saat ini,” demikian Setien yang diisukan akan melatih Barca musim depan.

Setien, 60 tahun, baru melejit namanya sejak melatih Las Palmas pada 2015 ketika dia mampu menampilkan sepakbola tiki-taka. Namanya makin harum saat membawa Betis finis keenam musim lalu dan tampil di Liga Europa.

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>